ReviewReviewReviewReviewDelicatessenApr 24, '08 5:11 PM
for everyone
Category:Movies
Genre: Comedy
Malam ini ada acara DVD-Abend alias nonton DVD bareng di kantor. Acara ini tidak rutin, tapi kalau lagi pengen dan banyak peminat saja. Peraturannya, tiap orang boleh merekomendasikan Liebslingsfilmnya (film kesayangannya), lalu nanti divoting oleh peserta yang lain, film yang paling banyak dipilihlah yang akan ditonton pada acara berikutnya.

Jadi kali ini kita nonton film Delicatessen ini, bukannya kenapa, tapi yang merekomendasikan film cuma satu, jadinya langsung menang. Apalagi sebagai seorang cewek yang paling males nonton film yang sama untuk kedua kalinya, mending pilih yang diajukan temen yang lain aja lah...

Film Delicatesssen ini bisa dikategorikan sebagai komedi, komedi-satire lah.
Ceritanya pada satu jaman di Perancis dimana makanan menjadi sangat langka, sehingga butir2 jagung kering pun menjadi mata uang mereka. Saking laparnya, binatang-binatang (yang tak layak makan) serta manusia pun dijagal.
Terutama di satu rumah yang di lantai dasarnya adalah tukang daging. Setiap tengah malam, satu dari penghuni rumah tersebut menghilang secara misterius dan keesokan harinya berakhir di tangan para konsumen...

Louison, yang dulunya berprofesi sebagai badut, kemudian menjadi hausmeister (house maintainer) di rumah itu, dan kemudian berkenalan dengan Julie, anak si tukang daging. Mereka saling menyukai, tapi ayah Julie memutuskan bahwa Louison adalah mangsa mereka berikutnya.

Walaupun sebenarnya temanya sangat janggal dan sadistis, tapi tidak ada adegan yang menyeramkan, malah di sepanjang film kita sering tertawa, melihat tingkah orang-orang menghadapi keadaan ini dan bagaimana cara mereka mendapatkan makanan. Ada yang saking stressnya berusaha bunuh diri dengan cara-cara aneh, yang selalu saja gagal. Ada juga yang rela tinggal di kamar yang selalu becek dan basah, mengundang siput-siput dan kodok untuk bersarang disana, tapi itulah sumber makanannya. Yang lainnya tidak mempunyai jalan keluar lain selain mengkanibalkan tetangganya sendiri.

Musik dalam film ini juga bisa dibilang "interessant", duet permainan Cello dan alat musik gesek dari geraji berkarat, benar-benar unik!

zubiayusuf wrote on Apr 24
wah mbak...sereeem....tapi pengen nonton:)
Kirain tadi delicate essen menjelang ulang tahunnya mbak Yolla:))
terongbalado wrote on Apr 25
hmmmm bole ditonton niy :)
Add a Comment
How would you rate this movie? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help